Jelang balapan pembuka Formula 1 GP Australia, tension antara George Russel dari Mercedes dan Max Verstappen dari Red Bull Oracle semakin memuncak. Russel menegaskan bahwa dia tidak akan diam begitu saja ketika diganggu, berbeda dengan Verstappen yang cenderung menghindar. Keduanya sudah saling berperang dingin sejak musim lalu, dengan saling melempar komentar tidak menyenangkan.
Puncak pertikaian terjadi di acara peluncuran F175 Live di London bulan Februari, dimana Verstappen merasakan perlakuan kurang menyenangkan dari pendukung Russell yang mayoritas berasal dari Inggris. Meskipun Verstappen sebagai juara bertahan empat musim, Russel menyatakan bahwa dia punya mentalitas yang sama: dia tidak takut untuk bersaing dan menang.
Russel percaya diri setelah hasil tes pramusim yang menjanjikan, mengklaim bahwa dia bisa bersaing untuk gelar juara dunia musim ini. Sebagai pembalap paling senior di Mercedes setelah kepergian Lewis Hamilton ke Ferrari, Russel merasa memiliki tanggung jawab besar untuk membawa tim Jerman ini bersaing dalam perlombaan konstruktor.
Dengan keyakinan dalam performanya yang konsisten, termasuk memenangkan dua grand prix di musim lalu, Russel siap untuk menghadapi Verstappen dan memberikan segalanya di lintasan. F1 GP Australia dijadwalkan akan digelar mulai 14 hingga 16 Maret mendatang.








