PT Bank Muamalat Indonesia Tbk telah mencatat pertumbuhan volume pembiayaan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) syariah iB Hijrah Baitullah yang lebih dari tiga kali lipat secara tahunan pada akhir 2024. Kebutuhan akan perumahan yang tinggi di Indonesia menjadi faktor kunci dalam pencapaian ini. Direktur Bank Muamalat, Karno, menyatakan bahwa peningkatan volume pembiayaan KPR iB Hijrah Baitullah sejalan dengan meningkatnya jumlah akun yang mencapai lebih dari lima kali lipat. Bank Muamalat menawarkan program KPR iB Hijrah Baitullah dengan skema angsuran ringan, tenor hingga 25 tahun, dan pilihan hadiah seperti porsi pendaftaran haji, paket umrah, wakaf masjid, wisata halal, dan logam mulia. Produk KPR ini menggunakan akad Musyarakah Mutanaqisah (MMQ) dan cocok untuk masyarakat yang ingin memiliki rumah sambil mendaftar haji atau umrah. Harga rumah yang dibiayai berkisar Rp300 juta hingga Rp5 miliar dengan rata-rata minat nasabah Bank Muamalat sekitar Rp850 juta. Ini merupakan langkah yang sejalan dengan semangat Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) sebagai pemegang saham pengendali Bank Muamalat.








