Konservasi merupakan sebuah aspek penting yang membutuhkan lingkungan yang bersih, asri, dan nyaman bagi generasi sekarang dan yang akan datang. CEO Pertamina New and Renewable Energy (NRE), John Anis, mengungkapkan komitmennya dalam mengembangkan konsep keberlanjutan yang tertanam pada kearifan lokal, yang tidak hanya berfokus pada mengurangi emisi karbon tetapi juga mencakup upaya konservasi alam secara menyeluruh.
Menurut John, konsep keberlanjutan yang diusung tidak hanya terkait dengan perubahan iklim, tetapi juga melibatkan berbagai usaha untuk melindungi lingkungan dan sumber daya alam lainnya. Tujuan utamanya adalah untuk melestarikan alam, hutan, bumi, serta semua bentuk kehidupan dan kebudayaan yang ada di dalamnya.
Ia menegaskan bahwa penanggulangan perubahan iklim harus dilakukan secara menyeluruh dengan mempertimbangkan nilai-nilai lokal dan warisan leluhur. Dengan menjaga lingkungan, maka warisan budaya juga dapat terus dilestarikan untuk generasi mendatang.
Pertamina NRE membidik pengembangan strategi energi bersih yang sejalan dengan prinsip konservasi lingkungan dan budaya, dengan mengadopsi pendekatan yang mengutamakan kearifan lokal. Harapannya adalah agar transisi energi tidak hanya fokus pada teknologi saja, tetapi juga tetap memperhatikan keseimbangan alam dan sosial masyarakat.
John menekankan pentingnya menciptakan dunia yang bersih, asri, dan nyaman bagi anak cucu kita di masa depan. Upaya konservasi tidak hanya perlu dilakukan untuk menanggulangi perubahan iklim, tetapi juga untuk melestarikan budaya leluhur dan warisan lainnya. Dengan demikian, Pertamina NRE berkomitmen untuk mewujudkan konsep keberlanjutan yang lebih luas dan holistik.








