Barcelona meraih kemenangan 3-1 atas Benfica dalam pertandingan leg kedua 16 besar Liga Champions, menempatkan mereka di perempat final. Pelatih tim, Hansi Flick, menilai bahwa trofi Liga Champions merupakan yang paling sulit dimenangi, dan ia berterima kasih atas keyakinan yang dimiliki Raphinha terhadap tim. Meskipun mengakui kesulitan dari Benfica, Flick mengapresiasi kinerja timnya yang berhasil mengendalikan permainan. Dengan dua gol dari Raphinha dan satu gol dari Lamine Yamal, Barcelona berhasil melaju ke perempat final, menghadapi Lille atau Borussia Dortmund berikutnya. Yamal juga bertekad untuk terus memberikan kontribusi bagi timnya, yang semakin mendekatkan Barca pada trofi Liga Champions setelah terakhir kali memenanginya pada musim 2014/2015. Dalam pertandingan yang berlangsung sengit, Barcelona berhasil menunjukkan potensi mereka dan Flick berharap dapat terus tenang dan fokus untuk mencapai tujuan berikutnya.
Hansi Flick: Mengapa Liga Champions adalah Trofi Paling Sulit
RELATED ARTICLES








