Tim Rajawali Medan di Jakarta Basketball League (IBL) 2025 menghadapi kendala dalam ketahanan fisik yang menyebabkan sulitnya meraih kemenangan. Pelatih Arif Gunarto mencatat bahwa para pemain kehilangan fokus pada kuarter ketiga dan keempat, memungkinkan lawan untuk mendulang poin. Meskipun mampu mengimbangi permainan lawan pada dua kuarter awal, tim akhirnya kalah 67-94 dari Satria Muda Pertamina Jakarta. Pemain asing tim, Quintin Dove, menyadari perlunya perubahan dalam performa tim untuk meraih kemenangan. Konsistensi dalam bertahan dan menyerang menjadi kunci untuk bersaing di kompetisi. Dove menekankan pentingnya perubahan yang harus dilakukan untuk pertandingan selanjutnya agar tim bisa tampil lebih solid dan konsisten. Selain itu, ia juga berharap agar anak asuh pelatih Arif Gunarto dapat menunjukkan performa yang lebih baik di setiap kuarter untuk meningkatkan persaingan mereka di IBL 2025.
Pelatih Rajawali Medan: Tantangan Ketahanan Fisik
RELATED ARTICLES








