CEO Manchester United, Omar Berrada, mengungkapkan potensi risiko yang terjadi terkait proyek pembangunan stadion baru yang dapat memengaruhi anggaran belanja pemain dalam lima tahun mendatang. Dalam pernyataannya di situs resmi klub, Omar Berrada menegaskan bahwa upaya untuk menghindari dampak negatif terhadap kompetisi tim sambil membangun stadion baru tetap menjadi prioritas. Manchester United baru saja mengumumkan rencana ambisius untuk membangun stadion baru dengan perkiraan biaya mencapai 2 miliar pound sterling dan kapasitas penonton sebanyak 100 ribu orang. Rencana ini merupakan upaya untuk menggantikan Old Trafford, stadion legendaris yang telah menjadi markas klub sejak tahun 1910. Stadion baru tersebut diyakini akan menjadi yang terbesar di Inggris setelah selesai dibangun, bahkan melampaui Stadion Wembley yang memiliki kapasitas 90 ribu penonton. Meskipun demikian, Omar yakin bahwa manajemen Manchester United akan mampu menemukan solusi agar tetap aktif di pasar transfer pemain. Salah satu solusi yang diusulkan adalah percepatan waktu pembangunan agar stadion baru bisa selesai dalam lima tahun, sesuai dengan ambisi klub. Saat ini, Manchester United masih menggunakan Old Trafford dengan kapasitas sekitar 74 ribu penonton dan telah digunakan selama 115 tahun, menjadi bukti sejarah kesuksesan klub. Dalam beberapa tahun terakhir, kondisi Old Trafford mulai menuai kritik, termasuk kerusakan atap yang cukup signifikan. Meski proyek stadion baru ini menimbulkan pertimbangan terhadap anggaran belanja pemain, klub tetap optimis dapat menyelesaikan proyek dengan tepat waktu untuk menjaga kompetitivitas di dunia sepak bola.
Pengakuan CEO MU terkait dampak proyek stadion baru pada anggaran belanja pemain
RELATED ARTICLES








