Pada Kamis, 20 Februari 2025, Presiden Prabowo Subianto melantik Sherly Tjoanda sebagai Gubernur Maluku Utara di Istana Negara, Jakarta. Pelantikan ini membuat Sherly menjadi gubernur wanita pertama di provinsi tersebut. Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang diajukan pada 15 Oktober 2024, total kekayaan Sherly mencapai Rp709.760.235.594. Jumlah ini menjadikannya sebagai gubernur terkaya di Indonesia untuk periode 2025-2030.
Asal-usul kekayaan Sherly berasal dari surat berharga senilai Rp245 miliar, dan aset tanah serta bangunan senilai Rp201 miliar yang tersebar di beberapa lokasi seperti Manado, Ambon, dan Pulau Morotai. Selain itu, ia memiliki kas dan setara kas sebesar Rp146 miliar. Namun, Sherly juga memiliki utang sebesar Rp24,47 miliar.
Sherly Tjoanda adalah istri dari mendiang Benny Laos, calon gubernur Maluku Utara yang meninggal dalam kecelakaan speedboat di Pulau Taliabu pada 12 Oktober 2024. Setelah kepergian suaminya, Sherly memutuskan untuk melanjutkan perjuangan politik Benny dengan mencalonkan diri sebagai gubernur dan berhasil memenangkan pemilihan bersama wakilnya, Sarbin Sehe, dengan perolehan 359.416 suara.
Rincian harta kekayaan Sherly Tjoanda menunjukkan properti, alat transportasi, surat berharga, kas, dan harta bergerak lainnya. Pengumuman LHKPN ini merupakan bagian dari kewajiban penyelenggara negara dalam transparansi, sesuai Undang-Undang Nomor 28 Tahun 1999. Meskipun LHKPN telah diumumkan, KPK tetap menegaskan bahwa data yang dilaporkan tidak menjamin kebebasan dari unsur tindak pidana. Sherly Tjoanda akan bertanggung jawab sesuai peraturan yang berlaku jika ditemukan aset yang tidak dilaporkan.








