Friday, February 13, 2026
HomeBursaIHSG Diprediksi Melemah Akibat Sentimen Domestik dan Global

IHSG Diprediksi Melemah Akibat Sentimen Domestik dan Global

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat diperkirakan bergerak melemah di tengah adanya sentimen domestik maupun global. IHSG dibuka melemah 81,10 poin atau 1,22 persen ke posisi 6.566,32. Sementara itu, kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 turun 4,14 poin atau 0,56 persen ke posisi 734,11. Tim Riset Lotus Andalan Sekuritas menyebutkan bahwa untuk perdagangan berikutnya, IHSG diperkirakan masih berpotensi melemah. Dari dalam negeri, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam konferensi pers APBN edisi Februari 2025 mengungkapkan bahwa realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga akhir Februari 2025 mencatat defisit sebesar Rp31,2 triliun atau setara 0,13 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB). Defisit ini berbanding terbalik dengan tiga tahun sebelumnya yang masih mencatat surplus, yang mencerminkan ketergantungan Indonesia terhadap harga komoditas.

Dari mancanegara, eskalasi perang dagang yang dipicu oleh kebijakan Donald Trump mengakibatkan Uni Eropa memberlakukan pajak 50 persen terhadap ekspor wiski AS sebagai tanggapan terhadap tarif baja dan aluminium yang diberlakukan AS. Trump mengancam akan menetapkan tarif 200 persen pada impor anggur dan minuman beralkohol dari Eropa melalui Truth Social. Di Eropa, bursa saham melemah setelah ancaman tarif dari AS, dengan indeks STOXX 600 turun 0,15 persen. Bursa utama Eropa mencatat kinerja beragam, dengan DAX Jerman melemah 0,48 persen, CAC Prancis turun 0,64 persen, dan FTSE 100 Inggris sedikit menguat 0,02 persen.

Di Wall Street, bursa saham mengalami penurunan tajam, dengan indeks S&P 500 memasuki fase koreksi. Dow Jones Industrial Average turun 537,36 poin, S&P 500 turun 77,78 poin, dan indeks Nasdaq Composite jatuh 345,44 poin. Di Asia, indeks Nikkei dan Shanghai menguat, sementara indeks Kuala Lumpur dan Straits Times melemah. Perspektif pasar saham global saat ini didominasi oleh ketegangan perdagangan global dan kekhawatiran akan inflasi yang meningkat. Dalam situasi ini, IHSG diperkirakan masih berpotensi melemah pada perdagangan berikutnya.

Source link

RELATED ARTICLES
spot_img

Paling Populer