Thursday, February 12, 2026
HomeBursaIHSG Menguat Berkat Kinerja Positif Sektor Teknologi

IHSG Menguat Berkat Kinerja Positif Sektor Teknologi

Mayoritas investor masih mengambil sikap waspada mengingat ketidakpastian seputar potensi dampak dari kenaikan tarif perdagangan terhadap ekonomi global. Bursa Efek Indonesia (BEI) mengalami kenaikan pada Kamis sore, dengan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 119,20 poin atau 1,82 persen ke posisi 6.665,05. Sementara itu, indeks LQ45 naik 15,90 poin atau 2,17 persen ke posisi 747,93, dipimpin oleh saham-saham sektor teknologi.

Tim Riset Phillips Sekuritas Indonesia menyebut bahwa investor masih berhati-hati karena ketidakpastian terkait dampak dari kenaikan tarif perdagangan. Kanada baru saja memberlakukan tarif senilai 21 miliar dolar AS atas barang impor asal AS sebagai tanggapan terhadap kebijakan Presiden Trump terhadap baja dan aluminium asal Kanada. Sementara Uni Eropa (UE) sebelumnya juga memberlakukan tarif balasan serupa terhadap barang-barang impor dari AS.

Data mengenai Inflasi AS menunjukkan peningkatan sebesar 0,2 persen month to month (mtm) atau 2,8 persen year on year (yoy) pada Februari 2024. Para pelaku pasar memperkirakan adanya pemangkasan suku bunga acuan sebesar 25 bps oleh Federal Reserve di bulan Juni, dengan total pemangkasan hingga 70 bps di tahun 2025.

Perdagangan saham dibuka dengan kenaikan namun berakhir di zona negatif, dengan sektor teknologi memimpin kenaikan sebesar 6,09 persen. Di sisi lain, sektor properti turun paling dalam sebesar 1,35 persen. Beberapa saham yang mengalami penguatan antara lain INAI, MINE, SMDM, MTFN dan AKSI, sedangkan saham-saham yang melemah antara lain MINA, RELI, DADA, BEER dan JSPT.

Jumlah frekuensi perdagangan saham mencapai 1.103.000 kali transaksi dengan nilai saham yang diperdagangkan mencapai 15,63 miliar lembar saham senilai Rp8,84 triliun. Bursa saham regional Asia juga mengalami pergerakan, dengan indeks Nikkei melemah, indeks Shanghai juga turun, sementara indeks Kuala Lumpur dan Straits Times menguat. Artinya, pasar ekuitas Asia mengalami variasi yang memberikan gambaran mengenai kondisi pasar global yang sangat dinamis.

Source link

RELATED ARTICLES
spot_img

Paling Populer