Sherly Tjoanda, yang baru saja dilantik sebagai Gubernur Maluku Utara untuk periode 2025-2030 bersama dengan wakilnya, Sarbin Sehe, menjadi salah satu dari 961 kepala daerah yang dilantik oleh Presiden Prabowo dalam Pilkada 2024. Sebelumnya, Sherly adalah istri dari Benny Laos, yang meninggal karena kecelakaan perahu cepat pada 12 Oktober 2024, namun kemudian memutuskan untuk melanjutkan perjuangan politiknya dengan mencalonkan diri sebagai gubernur dalam Pilkada Maluku Utara 2024.
Dengan latar belakang pendidikan International Business dari Universitas Petra Surabaya dan gelar double degree dari Inholland University, Belanda, Sherly berhasil meraih posisinya sebagai gubernur. Sebagai pemimpin gubernur perempuan pertama di Maluku Utara, Sherly juga diketahui memiliki harta kekayaan yang cukup tinggi, dengan jumlah total mencapai Rp709 miliar menurut laporan LHKPN.
Harta kekayaan Sherly didominasi oleh kepemilikan tanah dan bangunan senilai Rp201,13 miliar, serta investasi dalam surat berharga yang mencapai Rp245,32 miliar. Selain itu, ia juga memiliki koleksi 5 kendaraan mobil mewah dengan total nilai Rp7,06 miliar, kas dan setara kas senilai Rp146,17 miliar, harta bergerak dan aset lainnya yang menambah kekayaannya.
Meskipun memiliki hutang sebesar Rp24,47 miliar, total harta kekayaan bersih Sherly Tjoanda, Gurbernur Maluku Utara, adalah Rp709 miliar. Rincian harta kekayaannya menunjukkan kepemilikan tanah dan bangunan, alat transportasi, surat berharga, kas, serta aset lainnya, menjadikannya salah satu kepala daerah dengan kekayaan tertinggi di antara yang lain. Berdasarkan data LHKPN yang dirilis oleh KPK, harta kekayaan Sherly Tjoanda merupakan prestasi yang cukup mencolok di antara gubernur lainnya di Indonesia.








