Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diinisiasi oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) mendapat dukungan dari 841 Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) untuk memastikan keberhasilan dan keberlanjutan program tersebut. Kolaborasi ini dilakukan melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) guna meningkatkan ketahanan pangan lokal di daerah tersebut. Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji, menegaskan pentingnya peran BUMDes dalam mendukung program MBG, terutama dalam penyediaan bahan pangan bergizi. Dalam sebuah acara sosialisasi yang dihadiri oleh Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji, dari Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) dan Kementerian Pertanian, di Rumah Jabatan Wakil Gubernur Kaltim, Samarinda, ditekankan pentingnya kerjasama ini. Pemprov Kaltim berencana memberikan bantuan kepada BUMDes jika anggaran memungkinkan, sambil menyoroti harapan agar sektor pertanian di Kaltim semakin maju, petani sejahtera, dan produksi beras lokal meningkat. Dengan meningkatnya produksi pangan di Kaltim, diharapkan dapat menekan angka inflasi yang disebabkan oleh kenaikan harga bahan pangan. Sebelumnya, Direktorat Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian telah berkoordinasi dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kaltim untuk membahas pelaksanaan Program Pekarangan Pangan Bergizi (P2B), yang bertujuan mengoptimalkan pekarangan rumah warga sebagai sumber pangan keluarga. Melalui program P2B, setiap keluarga di Kaltim diharapkan dapat memanfaatkan lahan pekarangan rumahnya untuk menanam berbagai tanaman pangan guna pemenuhan kebutuhan pangan keluarga, terutama dalam sumber gizi yang baik. Dengan adanya kolaborasi ini, penguatan ketahanan pangan lokal di Kaltim diharapkan semakin meningkat untuk mendukung keberlangsungan program MBG dan meningkatkan kesejahteraan petani serta masyarakat lokal secara keseluruhan.








