Pemain muda Barcelona, Lamine Yamal, mencatatkan rekor sebagai pemain termuda di Liga Champions UEFA yang berhasil mencetak gol dan assist dalam satu pertandingan. Pada pertandingan Barcelona melawan Benfica, Yamal mencetak gol pada usia 17 tahun 241 hari, mengalahkan rekor sebelumnya yang dipegang oleh Breel Embolo. Meskipun demikian, Yamal tidak menjadi pencetak gol termuda sepanjang sejarah Liga Champions UEFA, namun berada di posisi kedua setelah Ansu Fati.
Ansu Fati, rekan setim Yamal, berhasil mencetak gol pertamanya di Liga Champions UEFA pada usia 17 tahun 40 hari, ketika Barcelona melawan Inter Milan pada musim 2019-2020. Sementara itu, Yamal mencetak gol pertamanya di Liga Champions saat Barcelona berhadapan dengan AS Monaco, pada usia 17 tahun 68 hari, pada September 2024.
Performa impresif Yamal pada musim 2024-2025, dengan 12 gol dan 17 assist untuk Barcelona, telah membantu tim melaju ke perempat final Liga Champions UEFA, memimpin klasemen Liga Spanyol (La Liga), dan masih berkompetisi di semifinal Piala Raja (Copa del Rey). Pelatih Barcelona, Hans-Dieter “Hansi” Flick, memberikan pujian atas kontribusi Yamal dalam mengalahkan Benfica.
Flick menyatakan kebahagiannya atas gol penting yang dicetak Yamal, sambil merencanakan perpanjangan kontrak Yamal dengan Barcelona. Performa impresif pemain muda ini diharapkan dapat membantu Barcelona meraih lebih banyak kemenangan di masa mendatang.








