Thursday, June 11, 2026
HomeLifestyleManfaat Puasa bagi Kontrol Tekanan Darah: Penjelasannya

Manfaat Puasa bagi Kontrol Tekanan Darah: Penjelasannya

Puasa sering dikaitkan dengan berbagai manfaat kesehatan, salah satunya bagi penderita hipertensi. Selama berpuasa, pola makan dan kebiasaan hidup mengalami perubahan yang dapat mempengaruhi tekanan darah. Jika dijalankan dengan pola makan yang tepat, puasa justru dapat membantu menstabilkan tekanan darah dan mengurangi risiko komplikasi akibat hipertensi. Pada umumnya, seseorang dikatakan memiliki tekanan darah normal jika berkisar antara 90/60 mmHg hingga 120/80 mmHg. Namun, jika tekanan darah sistolik mencapai ≥ 140 mmHg dan tekanan darah diastolik ≥ 90 mmHg, maka seseorang dikategorikan mengalami hipertensi. Kondisi ini dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, stroke, dan komplikasi kesehatan lainnya. Menurut ‘Journal of Hypertension’, puasa dapat menurunkan tekanan darah sistolik dan diastolik, yang berdampak baik pada kesehatan jantung. Studi LORANS (London Ramadan Study) dari Imperial College London juga menunjukkan bahwa setelah menjalani puasa Ramadhan, tekanan darah bisa berkurang hingga 95%.

Manfaat puasa bagi penderita hipertensi terjadi karena saat berpuasa, asupan makanan berkurang, sehingga tubuh lebih sedikit menerima natrium dan lemak jenuh yang sering menjadi penyebab tekanan darah tinggi. Puasa juga membantu mencegah penumpukan kolesterol dalam pembuluh darah, yang berpotensi meningkatkan tekanan darah dan membahayakan kesehatan jantung. Obesitas merupakan salah satu faktor risiko hipertensi, namun dengan pola makan yang lebih terkontrol saat puasa, berat badan dapat lebih mudah dijaga sehingga tekanan darah tetap stabil. Selain itu, puasa juga dapat membantu mengurangi hormon stres seperti kortisol yang berkontribusi terhadap peningkatan tekanan darah dan membantu tubuh melakukan detoksifikasi secara alami.

Untuk menjalani puasa sehat bagi penderita hipertensi, penting untuk memilih makanan rendah garam, hindari makanan olahan dan gorengan, perbanyak asupan cairan, konsumsi makanan kaya kalium dan magnesium, serta hindari konsumsi kafein dan minuman bersoda. Dengan menjaga pola makan yang sehat selama Ramadhan, penderita hipertensi tetap bisa menjalani puasa dengan aman dan mendapatkan manfaat kesehatan yang optimal. Jika memiliki riwayat hipertensi yang parah, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter sebelum menjalankan ibadah puasa.

Source link

RELATED ARTICLES
spot_img

Paling Populer