Stephen Curry mencapai capaian luar biasa dengan menjadi pemain pertama dalam sejarah NBA yang mencetak 4.000 tripoin. Perjalanan menuju prestasi ini dimulai sejak dipilih oleh Golden State Warriors dalam NBA Draft 2009. Bakat menembaknya terlihat sejak awal, namun tidak ada yang menyangka bahwa Curry akan membawa perubahan besar dalam gaya bermain bola basket. Pada tahun rookie-nya di NBA, Curry mencetak 166 tripoin dan menempati peringkat ke-10 dalam daftar pemain dengan tripoin terbanyak. Namun, puncak karirnya terjadi pada musim 2015-2016 ketika ia menjadi MVP pertama yang terpilih secara mutlak dan mencetak rekor 402 tripoin dalam satu musim.
Sejak meraih rekor tersebut, Stephen Curry terus mengukir prestasi dengan melewati rekor para legenda seperti Ray Allen dan terus memperlebar jarak dengan pesaingnya dalam hal jumlah tripoin. Statistik menunjukkan dominasi Curry dalam menembak tripoin, dengan konsistensi tinggi tanpa pernah mengalami tiga pertandingan berturut-turut tanpa mencetak tripoin. Selain itu, Curry juga mencetak beberapa tripoin terjauh dalam sejarah NBA, menampilkan keakuratannya dalam menembak dari jarak jauh.
Prestasi Curry tidak hanya tentang angka, tetapi juga tentang bagaimana ia merevolusi permainan NBA dengan keterampilan menembaknya. Pelatih Warriors, Steve Kerr, menyebut permainan Curry sebagai seni yang menakjubkan. Dengan pencapaian 4.000 tripoin, Stephen Curry membuktikan bahwa ia masih memiliki potensi untuk mencetak lebih banyak rekor dan terus menulis sejarah dalam pekerjaannya sebagai legenda NBA yang sudah mulai berusia 37 tahun. Ini adalah bukti bagaimana permainan telah berubah, dan Curry bersyukur bisa menjadi bagian dari perubahan tersebut. Kontribusinya bukan hanya tentang angka, tetapi juga tentang warisan seorang pemain yang telah mengubah wajah NBA selamanya.








