Momen libur Lebaran tahun ini diprediksi akan mengalami lonjakan jumlah penumpang Kereta Cepat Whoosh antara tanggal 3-5 April 2025. General Manager Corporate Secretary PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC), Eva Chairunisa, menyampaikan bahwa peningkatan jumlah penumpang kemungkinan besar terjadi setelah Lebaran. Pengguna Whoosh cenderung melakukan perjalanan pulang-pergi dalam satu hari, seperti pengguna KRL Commuter Line yang sering berwisata ke Bandung, Jawa Barat. Proyeksi menunjukkan bahwa volume penumpang akan meningkat sekitar 30 persen selama libur Lebaran kali ini, dengan perkiraan mencapai rata-rata 24 ribu penumpang per hari.
Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, KCIC telah menyediakan 808.946 tempat duduk untuk total 1.346 perjalanan Whoosh selama masa angkutan Lebaran 2025. Setiap harinya terdapat 62 perjalanan kereta cepat yang dapat mengangkut total 37.262 penumpang, kecuali pada hari Minggu yang hanya tersedia 56 perjalanan untuk 33.656 penumpang.
Sebagai langkah untuk meningkatkan kenyamanan penumpang, KCIC akan mengerahkan 530 petugas keamanan dan 688 petugas layanan, termasuk Passenger Service Mobile. Keberadaan Petugas Passenger Service Mobile dianggap penting karena momen liburan seringkali dimanfaatkan masyarakat untuk mencoba layanan Whoosh. Selain itu, layanan ini juga membantu penumpang dalam hal jadwal keberangkatan dan penanganan barang bawaan, mengingat pada masa liburan, jumlah barang bawaan yang tertinggal cenderung meningkat.
Dengan persiapan yang matang dan penyesuaian pelayanan, diharapkan momen libur Lebaran tahun ini dapat berjalan lancar dan memberikan pengalaman perjalanan yang nyaman bagi para penumpang Whoosh.








