Bank digital semakin populer di kalangan masyarakat Indonesia, dengan keyakinan menjadi nilai penting dalam memilih layanan perbankan. Menurut studi Ipsos, beberapa aktivitas yang paling sering dilakukan oleh pengguna bank digital adalah top-up e-wallet, pembayaran QRIS, dan transfer antar-bank. Kemudahan dan keamanan dalam bertransaksi merupakan faktor penting yang dinilai oleh masyarakat dalam menggunakan layanan bank digital.
Executive Director Ipsos Indonesia, Andi Sukma, menyoroti pentingnya kepercayaan, keamanan, dan kemudahan dalam penggunaan produk bank digital untuk menciptakan pengalaman dan kepuasan pelanggan. SeaBank menjadi bank digital yang dianggap paling terpercaya dengan 59 persen responden sesuai hasil riset Ipsos. Selain itu, masyarakat juga mulai memanfaatkan bank digital untuk kepentingan bisnis, terutama dalam skala mikro dan menengah.
Studi ini melibatkan 300 responden dari berbagai wilayah di Indonesia dengan rentang usia 18-55 tahun yang memiliki akun bank digital dan menggunakannya minimal satu kali dalam sebulan. Andi berharap hasil riset ini dapat memberikan pemahaman yang lebih baik terkait persepsi masyarakat Indonesia terhadap bank digital, khususnya dari segi customer experience. Pertumbuhan industri perbankan digital di Indonesia terus mengalami peningkatan signifikan, dengan Bank Indonesia mencatat pertumbuhan transaksi perbankan digital sebesar 40,1 persen year on year pada November 2024.
Proyeksi pertumbuhan yang positif ini diperkirakan akan berlanjut pada tahun 2025 dengan peningkatan sebesar 52,3 persen, didorong oleh meningkatnya adopsi layanan keuangan berbasis digital. Selain itu, upaya industri perbankan digital untuk terus memperkuat kepercayaan masyarakat melalui layanan yang mereka tawarkan diharapkan dapat berkontribusi pada pertumbuhan sektor keuangan digital di Indonesia.








