Pada tanggal 20 November 1953 di Djakarta, upacara perletakan batu pertama untuk pembangunan masjid raya di jalan Sisingamangaradja, Blok K. Kebajoran Baru diselenggarakan dengan meriah. Acara tersebut dihadiri oleh Menteri Dalam Negeri Prof. Mr. Hazairin, Menteri Sosial R.P. Suroso, Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Moh. Kafrawi, Wakil Walikota Sardjono, serta tokoh-tokoh Masjumi lainnya. Perletakan batu pertama dilakukan oleh Wakil Walikota Sarjdono yang mewakili Sjamsuridjal.
Masjid tersebut direncanakan dapat menampung 2000 orang dan akan dilengkapi dengan pesantren di sisi kanan-kirinya. Pembangunan masjid ini didirikan di atas tanah seluas 4 hektare dengan biaya sebesar Rp.3.000.000,- yang sebagian besar didanai oleh sumbangan masyarakat Islam dan bantuan pemerintah.
Setelah pembacaan kitab suci Alqur’an sebagai bagian dari upacara, Ketua Panitia H. Zaini memberikan pidato yang menjelaskan berbagai kesulitan yang dihadapi dalam mendirikan masjid tersebut. Pidato-pidato sambutan pun disampaikan oleh sejumlah tokoh yang hadir, seperti Menteri Dalam Negeri Prof. Mr. Hazairin, Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Moh. Kafrawi, dan Mr. Moh. Rum, yang menyampaikan apresiasi atas inisiatif dan usaha masyarakat dalam mendirikan masjid raya tersebut serta harapan agar masjid itu dapat dipertahankan dengan baik.
Informasi tersebut diambil dari Pusat Data dan Layanan Informasi ANTARA.








