Newcastle United berhasil meraih kemenangan 2-1 atas Liverpool dalam final Piala Liga, dan salah satu pahlawan dalam pertandingan tersebut adalah bek mereka, Dan Burn. Menjelang akhir babak pertama, Burn berhasil mencetak gol untuk membawa Newcastle unggul, sebelum tambahan gol dari Alexander Isak setelah jeda babak. Meskipun Federico Chiesa mencetak satu gol untuk Liverpool, itu tidak cukup bagi mereka untuk memenangkan pertandingan.
Burn, yang baru saja mendapatkan panggilan pertamanya ke timnas Inggris, merasa seperti dalam mimpi setelah pertandingan tersebut. Dia menyebut bahwa ini adalah hari yang istimewa baginya, terutama setelah meraih trofi pertama Newcastle sejak tahun 1969. Trofi ini juga mengakhiri penantian panjang sejak 70 tahun terakhir mereka meraih gelar domestik.
Selain Burn, kebahagiaan juga dirasakan oleh Bruno Guimaraes yang memandang trofi ini dengan sangat berarti. Sebagai kapten klub, Bruno merasa bangga bisa membawa Newcastle kembali meraih kejayaan. Eddie Howe, manajer Newcastle, tidak hanya menjadi manajer Inggris pertama yang memenangkan trofi domestik dalam 17 tahun, tetapi juga membawa Newcastle kembali ke Eropa untuk bermain di Liga Konferensi Eropa musim depan.
Kemenangan ini bukan hanya membawa kegembiraan bagi para pemain Newcastle, tetapi juga memberikan harapan baru bagi para penggemar dan klub tersebut. Dengan dedikasi dan semangat juang seperti ini, Newcastle United semakin menunjukkan bahwa mereka adalah kekuatan yang patut diperhitungkan dalam dunia sepakbola.






