Dinas Perhubungan DKI Jakarta merencanakan penambahan 205 unit bus listrik Transjakarta pada tahun 2025 untuk menggantikan armada yang sudah usang. Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo, menjelaskan bahwa penambahan ini bertujuan untuk memperkuat layanan pengumpan Transjakarta dengan menambah 100 unit bus ukuran sedang tahun ini. Saat ini, hanya sekitar 130 unit bus pengumpan dari total kebutuhan 1.518 unit yang tersedia, sehingga cakupan layanan pengumpan masih pada angka 86 persen.
Kurangnya layanan ‘feeder’ disebabkan oleh minimnya ketersediaan bus sedang akibat berbagai permasalahan teknis operator angkutan umum. Diharapkan penambahan bus pengumpan dapat meningkatkan cakupan layanan hingga 90 persen. Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) DKI Jakarta menunjukkan bahwa total bus Transjakarta yang beroperasi pada Januari 2025 sebanyak 4.341 unit, mengalami penurunan 3,12 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Jumlah penumpang Transjakarta juga mengalami penurunan namun tetap menunjukkan peningkatan tahunan.
Dengan penambahan armada bus listrik Transjakarta, diharapkan layanan transportasi publik di Jakarta dapat terus ditingkatkan untuk mendukung mobilitas masyarakat. Menjaga armada bus agar tetap terjaga keberlangsungannya dan memberikan layanan yang optimal menjadi prioritas bagi Dinas Perhubungan DKI Jakarta.








