Sebanyak 167 warga Jakarta Timur mengikuti program hapus tato yang diselenggarakan oleh Badan Amil Zakat/Badan Zakat Infak Sedekah (Baznas/Bazis) DKI Jakarta. Program ini merupakan bagian dari upaya Baznas/Bazis untuk memberikan fasilitas kepada umat Muslim yang ingin melakukan hijrah. Kegiatan ini telah menjadi program rutin setiap bulan Ramadhan selama empat tahun terakhir, baik di tingkat kota maupun tingkat provinsi. Sebelum mengikuti proses penghapusan tato menggunakan laser, peserta harus melewati beberapa tahapan seperti registrasi, cek kesehatan, dan konsultasi dokter. Program ini didanai oleh zakat dan infaq dari masyarakat Jakarta Timur, dengan harapan agar manfaatnya dapat kembali ke masyarakat. Ridwan, Kepala Bidang VI Baznas Bazis DKI Jakarta, mengungkapkan bahwa program ini akan terus berlanjut setiap bulan Ramadhan di berbagai wilayah di DKI Jakarta. Tahun ini merupakan tahun keenam pelaksanaan Layanan Hapus Tato Ramadhan oleh Baznas-Bazis DKI Jakarta. Baznas DKI Jakarta menargetkan 700 orang dihapus tatonya pada tahun 2025, yang merupakan peningkatan dari target sebelumnya. Program ini bukan hanya untuk warga Muslim DKI Jakarta, namun juga terbuka bagi warga non-Muslim dan non-DKI Jakarta. Program layanan penghapusan tato gratis akan berlangsung hingga 21 Maret 2025. Semua program ini dilaksanakan dalam semangat Ramadhan untuk memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk menghapus tato dan mulai hidup baru.
Hapus Tato Gratis: 100 Warga di Jakarta Timur Ambil Langkah Pertama
RELATED ARTICLES








