Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif Indonesia sangat mendukung pengembangan bisnis kekayaan intelektual (Intellectual Property/IP) lokal. Menurut Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar, kolaborasi adalah kunci dalam mengembangkan bisnis IP di Indonesia. Dia menegaskan bahwa IP lokal perlu business matching agar dapat menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi kreatif yang kuat.
Dalam upaya mendukung pengembangan bisnis IP, Kementerian Ekonomi Kreatif melakukan pertemuan dengan INFIA Corp, sebuah IP powerhouse yang memiliki portofolio lebih dari 30 IP, termasuk untuk Mindblowon Universe. INFIA Corp juga aktif di bidang Web3 dan placemarking dengan proyek seperti Toko Tahilalats. Disebutkan pula bahwa INFIA Corp diharapkan dapat membantu para pengembang IP lokal untuk tumbuh dan bersaing di pasar global.
Kementerian Ekonomi Kreatif telah menjalankan Program Emak-Emak Matic yang berkembang menjadi program yang menghubungkan pemilik IP dengan ahli pemasaran lisensi IP. Selain itu, Aji Pratomo, Group CEO INFIA Corp, menyampaikan rencana perusahaan untuk membentuk ekosistem IP Club yang meliputi berbagai aspek seperti IP Market, IP Academy, IP Expo, IP Investment, dan lain sebagainya. Tujuan dari IP Club adalah membawa para kreator, pelaku bisnis, dan visioner bersama untuk mewujudkan ide-ide menjadi kenyataan.
INFIA Corp juga berencana membuat IP Meet-Up untuk menghubungkan praktisi, merek, investor, kreator, dan penggemar Web3 untuk berbagi pengalaman terkait kekayaan intelektual. Semua ini tidak lepas dari harapan agar Kementerian Ekonomi Kreatif terus mendukung ekosistem IP lokal untuk berkembang lebih maju. Hal ini merupakan upaya bersama untuk memperkuat industri kreatif IP di Indonesia.








