Pembalap Ducati Francesco “Pecco” Bagnaia memuji kekuatan rekan setimnya, Marc Marquez, di Sirkuit Austin. Meskipun tertinggal 31 poin dari Marquez dalam klasemen sementara, Pecco tetap berambisi untuk mengejar ketertinggalan tersebut. Namun, tantangannya adalah mengatasi kekuatan Marquez di Sirkuit Austin, yang merupakan kandangnya.
Bagnaia, yang belum menunjukkan penampilan menjanjikan dalam dua grand prix terakhir, berusaha untuk kembali ke performa terbaiknya. Meskipun finis di urutan keempat dalam GP Argentina terbaru, Bagnaia mengungkapkan bahwa tujuannya bukan hanya untuk podium, tetapi untuk memenangkan setiap balapan.
Setelah balapan di GP Argentina, Bagnaia akan melakukan evaluasi terhadap kontrol ban belakang yang belum optimal. Dia merasa perlu untuk memahami apa yang harus diperbaiki dan beradaptasi dengan situasi tersebut. Selanjutnya, gelaran GP Amerika Serikat di Sirkuit Austin akan menjadi ujian selanjutnya bagi Bagnaia dan Marquez.
Sebagai pembalap muda yang juga merupakan murid dari Valentino Rossi, Bagnaia terus berjuang untuk mencapai prestasi tertinggi dalam balapan MotoGP. Perjalanan panjangnya menuju kemenangan akan diuji kembali di Sirkuit Austin pada bulan Maret mendatang.








