Dongeng telah menjadi bagian tak terpisahkan dari budaya manusia sejak zaman kuno, memainkan peran penting dalam menginspirasi, menghibur, dan mengajarkan nilai-nilai kehidupan melalui kisah-kisahnya. Untuk merayakan arti penting ini, setiap negara di seluruh dunia memperingati Hari Dongeng Sedunia setiap tanggal 20 Maret. Momentum ini bukan hanya sekadar mengenang kenangan masa kecil, tetapi juga sebagai bentuk penghormatan terhadap kekuatan dongeng dalam membentuk pola pikir dan mengembangkan imajinasi.
Dari sejarahnya, bercerita telah menjadi metode yang efektif untuk memahami dunia, menghubungkan pengalaman, serta meneruskan nilai-nilai budaya dari satu generasi ke generasi berikutnya. Hari Dongeng Sedunia pertama kali dirayakan di Swedia pada tahun 1991 dengan nama Alla berättares dag atau Hari Semua Pendongeng, dan sejak itu tradisi ini telah menyebar ke berbagai negara di seluruh dunia.
Tujuan dari peringatan ini adalah untuk merayakan seni bercerita lisan sebagai bagian dari warisan budaya dunia, menghubungkan orang-orang dari berbagai budaya melalui cerita dalam bahasa mereka sendiri, serta mempromosikan pemahaman budaya yang lebih baik dan menciptakan persahabatan baru melalui cerita.
Ada berbagai cara untuk merayakan Hari Dongeng Sedunia, seperti mengumpulkan keluarga atau teman untuk bercerita bersama dengan menggunakan ekspresi wajah dan nada suara yang berbeda untuk menambah keseruan cerita. Selain itu, Anda juga dapat melibatkan anak-anak dengan properti atau kostum sederhana, menciptakan cerita sendiri, atau ikut dalam acara literasi yang diadakan di perpustakaan atau komunitas sastra. Dengan memperingati Hari Dongeng Sedunia, kita semua memiliki kesempatan untuk menghidupkan kembali tradisi bercerita, mempererat hubungan antarmanusia, dan menikmati kekuatan cerita dalam membentuk dunia yang lebih baik.








