Untuk memastikan kelancaran angkutan Lebaran, PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) telah menyiapkan 37 bandara penerbangan untuk beroperasi selama 24 jam selama masa angkutan mudik Lebaran Idul Fitri 1446 Hijriah/2025. Direktur Utama InJourney Airports, Faik Fahmi, menegaskan bahwa peningkatan jam operasional bandara ini bertujuan untuk membantu Airlines dalam mengoptimalkan pengoperasian bandara dan menambah jumlah penerbangan pesawat selama periode mudik. Hal ini merupakan bagian dari komitmen InJourney Airports dalam memberikan layanan terbaik kepada penumpang selama mudik Lebaran 2025.
Untuk memastikan kesiapan dalam memberikan layanan 24 jam, InJourney Airports telah berkoordinasi dengan otoritas bandara di seluruh nusantara dan menyiapkan perencanaan penerbangan yang lebih panjang. Proyeksi jumlah penumpang penerbangan selama periode mudik Lebaran ini mencapai 10,8 juta pergerakan, meningkat 9,3 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Ini juga merupakan kali pertama setelah pandemi COVID-19 di mana jumlah penumpang angkutan Lebaran melebihi angka sebelumnya.
Peningkatan jumlah penumpang pesawat selama angkutan Lebaran sejalan dengan program pemerintah dalam menurunkan harga tiket pesawat. InJourney Airports mendukung program ini dengan menurunkan tarif Pelayanan Jasa Penumpang Pesawat (PJP2U) dan Pelayanan Jasa Pendaratan, Penempatan dan Penyimpanan Pesawat Udara (PJP4U) sebesar 50 persen selama periode tertentu. Fokus utama InJourney adalah pada aspek layanan, keselamatan, keamanan, dan kepatuhan terhadap regulasi untuk memberikan pengalaman perjalanan yang mulus bagi para pemudik.
Untuk mencapai target 10,8 juta penumpang, InJourney Airports telah membuka Posko Angkutan Udara Lebaran 2025 di 37 bandara selama periode angkutan lebaran. Posko ini bertugas memonitor lalu lintas penerbangan dan pergerakan penumpang secara real time, sehingga data dan laporan yang dihasilkan dapat menjadi dasar pengambilan keputusan yang cepat. Dengan demikian, kelancaran operasional, pelayanan, dan keamanan pemudik dapat terjamin. Seluruh persiapan ini dilakukan dalam upaya memastikan pengalaman perjalanan yang terbaik bagi para penumpang selama mudik Lebaran.








