Pemerintah Kota Jambi, Provinsi Jambi telah menandatangani MoU antara PT. Pertagas Niaga dengan PT. Siginjai Sakti (Perseroda) untuk memasang 100 ribu jaringan gas. Wakil Kota Jambi, Maulana, menyatakan bahwa langkah ini adalah upaya penting dalam memanfaatkan gas bumi sebagai sumber energi bersih dan efisien. Dengan adanya jaringan gas ini, diharapkan masyarakat di Kota Jambi dapat mengurangi ketergantungan pada gas elpiji subsidi. Wali Kota juga menambahkan bahwa pengembangan jaringan gas akan memberikan manfaat berupa akses energi yang lebih efisien, terjangkau, aman, dan lebih hemat dalam jangka panjang.
Kota Jambi sebelumnya telah memiliki sekitar 13.268 sambungan rumah sebagai bantuan dari APBN. Dengan potensi jaringan distribusi gas yang besar, Pemkot Jambi menjalin kerja sama dengan PT. Pertagas Niaga untuk menjalankan proyek jaringan gas secara mandiri. Presiden Direktur PT Pertagas Niaga Toto Yulianto mengapresiasi langkah Kota Jambi dan menyebutnya sebagai daerah pertama di Indonesia yang mengelola jaringan gas secara mandiri. Langkah ini diyakini dapat mengurangi belanja subsidi pemerintah untuk gas elpiji.
BUMD Siginjai Sakti akan mengelola jaringan gas ini, dengan fokus pada segmen komersil, perumahan, industri, perhotelan, dan masyarakat umum. Langkah-langkah selanjutnya adalah perencanaan, pendataan, dan integrasi sistem jaringan gas tersebut. Meskipun saat ini sudah ada sekitar 13.268 sambungan rumah, masih perlu aktivasi lebih lanjut. Hal ini diharapkan dapat menambah Pendapatan Asli Daerah Kota Jambi. Selain itu, langkah Kota Jambi ini mendapat dukungan penuh dari pemerintah pusat karena berpotensi mengurangi belanja subsidi untuk gas elpiji.








