Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah membuka pos pelayanan di 44 kecamatan untuk memberikan informasi terkait program bantuan sosial Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus dan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU). Hal ini bertujuan untuk memudahkan masyarakat dalam mendapatkan informasi yang diperlukan. Pelaksana tugas Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Sarjoko, menjelaskan bahwa pos pelayanan ini juga melayani keluhan dan pengaduan warga terkait program-program tersebut, termasuk mengapa ada yang tidak terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Kelebihan dari pos pelayanan ini adalah lokasinya yang mudah diakses oleh masyarakat karena tidak terlalu jauh dari tempat tinggal mereka. Pos pelayanan buka setiap Senin hingga Jumat mulai pukul 08.00 WIB hingga 15.00 WIB. Pemprov DKI juga melakukan pencairan dana bansos KJP Plus Tahap I tahun 2025 untuk periode Januari, Februari, hingga Maret 2025, dengan jumlah penerima sebanyak 707.622 orang, yang meningkat sekitar 126.000 orang dibanding tahun sebelumnya. Dari total penerima, sebagian besar berada di jenjang pendidikan SD/MI, SMP/MTS, SMA/MA, SMK, SLB, dan PKBM.bagai berita: IPK tetap jadi syarat penerimaan KJMU, DKI cairkan KJP Plus Tahap I tahun 2025, dan Dinsos DKI cairkan bansos sebelum Lebaran 2025.








