Rapat umum pemegang saham (RUPS) tahun buku 2024 PT Bank Sumut, bank pembangunan daerah Provinsi Sumatera Utara, menyetujui pembagian deviden tunai sebesar 85 persen kepada para pemegang sahamnya. Direktur Utama Bank Sumut, Babay Parid Wazdi, mengungkapkan bahwa RUPS menyetujui penggunaan laba setelah pajak untuk pembagian dividen tunai dengan rasio 85 persen. Sedangkan 15 persennya dialokasikan sebagai cadangan umum BUMD milik Pemprov Sumut. Selain itu, RUPS juga menyetujui pembayaran tantiem bagi pengurus Bank Sumut sebesar 7,5 persen dari laba bersih tahun buku 2024.
Pada tahun 2024, Bank Sumut mencatat laba bersih sebesar Rp740,72 miliar, naik 0,09 persen year on year dari tahun sebelumnya. Bank Sumut juga mencatat pertumbuhan kredit dan pembiayaan serta dana pihak ketiga (DPK) yang meningkat. Total aset Bank Sumut juga mengalami kenaikan pada tahun 2024. RUPS juga menyetujui laporan tahunan dan laporan keuangan Bank Sumut tahun buku 2024 yang telah diaudit oleh akuntan publik. Penyaluran dana tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) juga disetujui dengan alokasi sebesar Rp22 miliar untuk tahun buku 2025.
Selain itu, RUPS memberikan kewenangan kepada dewan komisaris untuk menyetujui penerbitan saham dan menunjuk akuntan publik sebagai auditor independen. Bank Sumut menyetujui penerbitan obligasi senior pada 2025 dan memberikan izin prinsip untuk private placement melalui penerbitan saham Seri B. Terakhir, RUPS menyetujui pembatalan pengangkatan dan penetapan komisaris nonindependen serta mengucapkan apresiasi kepada pemegang saham dan pemangku kepentingan.
Bank Sumut akan terus berkomitmen memperkuat fundamental bisnis, meningkatkan kinerja keuangan, serta memberikan kontribusi positif bagi pembangunan ekonomi daerah. Dengan demikian, Bank Sumut menunjukkan komitmennya dalam memberikan kesejahteraan dan kontribusi yang positif bagi daerah Sumatera Utara.








