Saturday, January 17, 2026
HomeBisnisPupuk Indonesia: Investasi Rp116 Triliun Meningkatkan Produksi

Pupuk Indonesia: Investasi Rp116 Triliun Meningkatkan Produksi

PT Pupuk Indonesia (Persero) berencana melakukan investasi sebesar Rp116 triliun untuk meningkatkan kapasitas produksi. Dana investasi tersebut akan digunakan untuk menyelesaikan megaproyek pembangunan Kawasan Industri Pupuk Fakfak di Kabupaten Fakfak, Papua Barat. Direktur Utama Pupuk Indonesia, Rahmad Pribadi, menjelaskan bahwa penambahan kapasitas produksi ini merupakan langkah strategis guna memastikan ketersediaan pupuk yang sangat dibutuhkan untuk mencapai swasembada pangan. Indonesia telah berhasil mencapai swasembada beras pada tahun 1984 berkat fokus pengembangan industri pupuk sejak tahun 1959.

Rahmad juga menekankan peran penting pupuk dalam meningkatkan produktivitas pertanian, yang berkontribusi sekitar 62 persen terhadap produktivitas pertanian. Tanpa ketersediaan pupuk yang cukup, pencapaian swasembada pangan akan sulit tercapai. Oleh karena itu, selain memastikan kapasitas produksi, Pupuk Indonesia juga mendukung swasembada pangan dengan memastikan keterjangkauan pupuk bagi petani. Langkah ini dilakukan dengan memastikan distribusi pupuk bersubsidi yang andal dan akuntabel.

Dalam era digitalisasi, Pupuk Indonesia telah melakukan transformasi dengan menciptakan i-Pubers untuk memudahkan penebusan pupuk dengan KTP. Selain itu, pengawasan distribusi pupuk dilakukan secara real-time melalui command center untuk memastikan penyaluran yang tepat sasaran. Dengan digitalisasi di seluruh kios yang mencapai lebih dari 27 ribu, Pupuk Indonesia kini dapat memantau setiap ‘butir’ pupuk dari kapal hingga ke kios dengan menggunakan teknologi GPS dan CCTV. Tindakan ini sebagai upaya untuk memastikan ketersediaan pupuk yang memadai dan mendukung pertanian Indonesia ke depannya.

Source link

RELATED ARTICLES
spot_img

Paling Populer