Max Verstappen dari tim Red Bull mengakui bahwa mobilnya mulai melambat pada tahap akhir balapan Sprint Formula 1 Grand Prix China di Sirkuit Internasional Shanghai. Meskipun ia start dari posisi tiga, Verstappen mengalami kesulitan menjaga kecepatan dan akhirnya menyelesaikan balapan di posisi tersebut. Dengan selisih waktu 2,915 detik dari pemimpin balapan, Lewis Hamilton dari tim Ferrari, Verstappen merasa sulit untuk bersaing dengan mobil lain yang lebih cepat. Pada lap-lap terakhir, ban depannya mulai memudar, membuatnya terpaksa hanya bisa berusaha bertahan.
Pada balapan, Verstappen tidak hanya tertinggal lebih dari satu detik di belakang Hamilton pada 10 lap pertama, tetapi juga harus mengalah kepada pembalap McLaren, Oscar Piastri, pada lap ke-15. Meskipun begitu, dia berhasil meraih posisi tiga yang membuatnya mendekati Norris di puncak klasemen sementara. Meski belum memenangkan balapan pada musim ini, Verstappen tetap bertekad untuk mencari perbaikan dalam hal kecepatan mobilnya.
Sesuai jadwal, Verstappen dan pembalap lainnya akan menghadapi sesi kualifikasi balapan utama GP China yang dilaksanakan sebelum balapan utama besok. Meskipun mengakui kurangnya kecepatan secara keseluruhan, Verstappen tetap optimis untuk bisa tampil lebih baik dengan menganalisis data dan mencari cara untuk meningkatkan performa mobilnya. Dengan persaingan yang ketat di GP China, Verstappen dan timnya akan berjuang untuk meraih hasil terbaik dalam balapan utama nanti.








