Bank Mandiri telah menghadirkan aplikasi perbankan digital bernama Livin’ by Mandiri yang saat ini telah digunakan oleh lebih dari 29,3 juta pengguna. Wakil Direktur Utama Bank Mandiri, Alexandra Askandar, mengatakan bahwa akses ke layanan perbankan yang inklusif dan edukasi finansial yang tepat dapat membantu generasi muda dalam mengelola keuangan mereka dengan lebih baik. Menurut Alexandra, teknologi memainkan peran penting dalam memperluas akses layanan keuangan dan memberikan kemudahan dalam transaksi finansial.
Livin’ by Mandiri telah mencatat total transaksi hingga Rp4.027 triliun pada tahun 2024, dengan pertumbuhan sebesar 23 persen dari tahun sebelumnya. Jumlah pengguna aplikasi ini juga mengalami pertumbuhan sebesar 29 persen dari tahun sebelumnya. Melalui aplikasi ini, generasi muda dapat mengelola keuangan mereka lebih praktis, mulai dari tabungan digital, investasi, hingga pembayaran tagihan dan transaksi non-tunai lainnya.
Bank Mandiri juga aktif menyebarkan literasi keuangan melalui media sosial seperti Instagram, TikTok, dan YouTube dengan menggandeng influencer keuangan dan pakar industri. Selain itu, Bank Mandiri juga rutin mengadakan seminar dan webinar untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pengelolaan keuangan yang bijak.
Untuk mendorong kebiasaan menabung dan investasi sejak dini pada anak muda, Bank Mandiri menawarkan berbagai produk keuangan seperti Tabungan Rencana Mandiri, Livin’ Investasi, Mandiri Kartu Kredit, dan Debit. Dengan memiliki kebiasaan menabung dan berinvestasi sejak dini, generasi muda dapat membangun fondasi keuangan yang lebih kuat. Bank Mandiri juga memiliki program pembiayaan dan kredit usaha yang mendukung wirausaha muda dalam mengembangkan bisnis mereka.
Dengan akses permodalan yang lebih luas, diharapkan lebih banyak anak muda dapat berani memulai usaha dan menciptakan peluang ekonomi baru. Bank Mandiri terus berupaya memberikan layanan terbaik dan edukasi finansial yang memadai untuk memperkuat keuangan masyarakat, khususnya generasi muda.








