Tuesday, July 14, 2026
HomeBeritaLika-liku Penghapusan Tuberkulosis: Berita Terbaru dan Terpercaya

Lika-liku Penghapusan Tuberkulosis: Berita Terbaru dan Terpercaya

Di tengah kemajuan zaman modern, tuberkulosis (TB) tetap menjadi ancaman yang signifikan. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mencatat bahwa TB menyebabkan 1,25 juta kematian pada 2023, dengan 161 ribu di antaranya adalah orang dengan Human Immunodeficiency Virus (ODHIV). TB merupakan pembunuh utama bagi penderita ODHIV dan juga terkait dengan resistensi antimikroba. Meskipun TB dapat dicegah dan diobati, masih ada 10,8 juta penderita di seluruh dunia, dengan sebagian besar adalah laki-laki, perempuan, dan anak-anak.

Salah satu target Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) yang harus dicapai pada 2030 adalah mengakhiri TB, termasuk di Indonesia. Upaya pencegahan dan pengobatan TB sudah dilakukan, namun masih banyak tantangan yang harus dihadapi. Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Kementerian Kesehatan Ina Agustina Isturini mencatat bahwa masih ada jalan panjang menuju eliminasi TB. Maka dari itu, target insidensi dan cakupan perawatan TB perlu ditingkatkan.

Di Indonesia, upaya pencegahan TB dilakukan melalui penemuan kasus, pencegahan, promosi kesehatan, pengobatan, dan keterlibatan multisektor. Penemuan kasus dilakukan melalui metode aktif seperti x-ray, pemberian insentif penemuan, dan skrining di tempat berisiko tinggi seperti lapas. Pemerintah juga aktif dalam riset vaksin TB, dengan berbagai kandidat vaksin sedang dalam tahap uji klinis. Demikian juga, peningkatan kesadaran publik, pelaporan, dan pengobatan TB menjadi fokus utama dalam upaya eliminasi TB.

Tindakan yang diperlukan dalam menghadapi TB resistance adalah dengan pemantauan pengobatan yang tepat, penggunaan antibiotik yang efektif, dan pengembangan obat baru. BPOM berkomitmen untuk memastikan ketersediaan antibiotik yang sesuai untuk penanganan TB dan mendorong penemuan obat-obatan baru. Meskipun masih banyak hal yang harus dilakukan, kerja keras bersama dan upaya kolaboratif akan mempercepat pencapaian tujuan eliminasi TB pada tahun-tahun mendatang.

Source link

RELATED ARTICLES
spot_img

Paling Populer