Pebasket asing Pape Malick Dime telah memutuskan untuk berpisah dengan Dewa United Banten di tengah musim Indonesian Basketball League (IBL) 2025. Presiden Dewa United Banten, Michael Oliver Wellerz, mengungkapkan bahwa Dime meninggalkan klub karena menerima tawaran dari tim di luar negeri yang sangat menginginkan jasanya. Meskipun klub berusaha untuk membuatnya bertahan, akhirnya mereka berpisah dengan baik. Dime dikenal sebagai pemain yang komitmen dan berjuang keras untuk tim di IBL. Meskipun sebelumnya sudah disepakati bahwa dia tidak akan bergabung untuk musim penuh, tawaran dari tim luar negeri membuatnya harus pergi. Pelatih Kepala Dewa United Banten, Pablo Favarel, mengakui bahwa kehilangan Dime akan dirasakan tim, karena pemain itu meninggalkan kesan yang baik. Selama bersama tim, Dime mencatatkan statistik yang cukup baik, baik dari sisi defensif maupun ofensif. Dia sukses mencatatkan 152 poin, 110 rebound, dan 19 assist dalam 13 penampilannya bersama tim. Selain itu, dia juga mencatatkan 34 blok dan 12 steal, membantu tim dalam sisi pertahanan. Meski momen kepergian Dime dianggap pahit, tim dan penggemarnya berharap kesuksesan untuk karier barunya.
Pape Malick Dime: Kisah Pisah dengan Dewa United Banten
RELATED ARTICLES








