Aksi buyback saham oleh perusahaan-perusahaan bank besar berhasil mengangkat penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) selama tiga hari terakhir. Bank-bank besar yang tergabung dalam Himbara melakukan aksi buyback saham mereka dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST). Lionel Priyadi, Fixed Income & Macro Strategist PT Mega Capital Indonesia, menyatakan bahwa pengumuman buyback Big Banks dan perusahaan lain mendominasi sentimen pasar saham Indonesia. Respons pasar cenderung positif terhadap aksi korporasi ini, namun efek jangka panjangnya masih perlu dinantikan.
PT Bank Rakyat Indonesia (BBRI) menyetujui buyback saham hingga Rp3 triliun, Bank Mandiri (BMRI) hingga Rp1,17 triliun, dan Bank Negara Indonesia (BBNI) hingga Rp1,5 triliun. Kebijakan buyback tanpa RUPS telah dikeluarkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai respons atas fluktuasi pasar yang signifikan. IHSG menguat 209,18 poin atau 3,35 persen pada penutupan perdagangan sesi I, Rabu (26/03), mencapai posisi 6.444,80.
150 saham menguat, 148 saham melemah, dan 300 saham tidak bergerak pada sesi tersebut. Aksi buyback Big Banks oleh Himbara diapresiasi positif oleh pasar saham Indonesia, namun investor tetap menunggu perubahan manajemen dalam jangka panjang. Semua aksi korporasi ini memberikan dampak positif bagi pasar saham Indonesia dan menambah optimisme di kalangan pelaku pasar.







