Perusahaan Umum (Perum) Damri diprediksi akan mengangkut sekitar 1,5 juta penumpang selama angkutan Lebaran, termasuk arus mudik dan arus balik. Puncak arus mudik Idul Fitri 2025/1446 Hijriah menyaksikan sekitar 11.000 pemudik diberangkatkan dari Stasiun Damri Kemayoran dan Stasiun Gambir di Jakarta. Senior Vice President Komersil dan Pengembangan Usaha Perum Damri, Agus Hari Survijanto, menjelaskan bahwa sebanyak 7.000 penumpang berangkat dari Stasiun Damri Kemayoran, sementara 4.000 penumpang lainnya dari Stasiun Gambir. Meskipun hari itu merupakan puncak arus mudik, diprediksi jumlah penumpang pada hari berikutnya tidak akan jauh berbeda. Sejak H-10 Lebaran, Damri telah mengangkut rata-rata 3.500 hingga 4.000 pemudik setiap harinya, dengan total 40.000 pemudik dari Stasiun Damri Kemayoran, dengan tujuan populer antara lain Surabaya, Malang, Yogyakarta, serta beberapa daerah di Jawa Tengah hingga Lampung. Puncak mudik tahun ini diperkirakan akan meningkat sekitar 20-30 persen dibandingkan tahun sebelumnya, dengan Damri menyediakan 300 hingga 500 unit bus termasuk bus cadangan. Sistem “sapu jagad” pun diterapkan untuk memastikan layanan kepada pemudik yang berangkat pada malam hari.








