PT Bukit Makmur Mandiri Utama (BUMA), sebuah entitas di bawah PT BUMA International Grup Tbk (DOID), telah sukses menerbitkan dan mencatatkan Sukuk Ijarah I BUMA Tahun 2025 senilai Rp2 triliun di Bursa Efek Indonesia (BEI). Penawaran Sukuk ini mendapatkan respons positif dari pasar, yang terlihat dari tingkat kelebihan permintaan sebesar 1,1 kali. Sukuk ini diterbitkan dalam tiga seri dengan tenor yang berbeda, yaitu 370 hari, 3 tahun, dan 5 tahun, seperti yang dijelaskan oleh Direktur BUMA International Group, Iwan Fuad Salim.
Investor dari berbagai latar belakang seperti perbankan, pengelola aset, reksa dana, dan dana pensiun telah menunjukkan minat mereka terhadap Sukuk ijarah ini. Lebih dari 50% dari investasi yang diterima akan dijalankan untuk jangka waktu lima tahun, menunjukkan preferensi investor terhadap investasi jangka panjang dan keyakinan terhadap stabilitas keuangan BUMA.
Dana yang terkumpul dari penerbitan Sukuk ijarah ini akan digunakan secara merata untuk memperkuat operasional BUMA di Indonesia, dengan 50% untuk belanja modal dan 50% sisanya untuk modal kerja. Sejumlah perusahaan sekuritas, termasuk PT BNI Sekuritas, PT BCA Sekuritas, dan PT Sucor Sekuritas, ikut serta dalam penyelenggaraan penerbitan Sukuk ijarah ini, dengan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk sebagai Wali Amanat.
KEdua, direktur pengawasan transaksi dan kepatuhan BEI Kristian Manullang menyampaikan apresiasi atas pencatatan Sukuk Ijarah I BUMA Tahun 2025, yang menjadikan BUMA sebagai perusahaan ketiga yang mencatatkan sukuk ijarah pada tahun 2025 dari total 59 emisi sukuk ijarah di BEI. Hal ini adalah pencapaian yang penting dan menjadi langkah awal bagi BUMA untuk memperkuat perjalanan mereka menuju perusahaan pertambangan global yang berkelanjutan.
BUMA juga telah meraih peringkat A+ syariah dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) dan Fitch Ratings, yang menunjukkan stabilitas keuangan yang dimiliki perusahaan serta risiko gagal bayar yang rendah. Pencatatan Sukuk Ijarah I BUMA Tahun 2025 adalah bukti dari kerja keras manajemen dan karyawan perseroan, serta menjadi langkah penting bagi pertumbuhan perusahaan ke depannya.








