Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) diperkirakan akan menguat menjelang libur panjang Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah. IHSG dibuka melemah 9,76 poin atau 0,15% ke posisi 6.462,60, sedangkan kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 turun 2,95 poin atau 0,40% ke posisi 728,19. Tim Riset Lotus Andalan Sekuritas memperkirakan IHSG akan terus menguat dalam perdagangan berikutnya.
Dari dalam negeri, pelaku pasar memperhatikan potensi dividend trap yang mungkin terjadi lebih awal, terutama pada saham-saham bank besar dan saham tambang menjelang pengumuman nilai dividen dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, dijadwalkan akan mengumumkan kebijakan tarif industri otomotif yang dapat mempengaruhi pasar saham global. Para analis industri otomotif memperkirakan kebijakan tersebut akan meningkatkan harga dan menghambat produksi.
Di Wall Street, pasar saham AS mengalami penurunan tajam dipicu oleh kejatuhan saham Nvidia dan Tesla. Indeks S&P 500 turun 1,12%, Nasdaq Composite turun 2,04%, dan Indeks Dow Jones Industrial Average turun 0,31%. Di pasar saham regional Asia, indeks Nikkei melemah, indeks Shanghai menguat, indeks Kuala Lumpur menguat, dan indeks Straits Times juga menguat.
Dengan perkembangan tersebut, IHSG dan pasar saham global menghadapi tantangan yang mempengaruhi pergerakan harga saham. Penting bagi pelaku pasar untuk terus memperhatikan perkembangan terbaru guna membuat keputusan investasi yang tepat.








