Pada hari Selasa, IHSG Bursa Efek Indonesia ditutup dengan kenaikan yang dipimpin oleh saham-saham sektor keuangan. IHSG mengalami kenaikan 74,40 poin atau 1,21 persen menjadi 6.235,62. Sedangkan indeks LQ45 naik 15,99 poin atau 2,35 persen menjadi 697,01. Sentimen positif dalam pasar dikaitkan dengan meredanya kekhawatiran terkait perang tarif yang sebelumnya menyebabkan ketidakpastian dalam perdagangan global dan pertumbuhan ekonomi dunia.
Pelaku pasar saat ini tengah menantikan data PDB AS yang diprediksi akan menurun menjadi 2,3 persen dari sebelumnya 3,1 persen, serta data Price Consumer Index (PCE) Inti AS. Sebelumnya, Presiden Trump memberikan sinyal bahwa beberapa mitra dagang AS dan sektor-sektor tertentu akan mendapat pengecualian dari tarif balasan yang akan diumumkan pada pekan depan.
Dari sisi dalam negeri, Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara) telah mengumumkan struktur kepengurusan lengkap pada Senin. Fokus Danantara kedepannya akan difokuskan pada sektor ketahanan pangan, energi, down streaming, serta digital infrastruktur. IHSG berhasil bertahan di zona positif sepanjang hari perdagangan, dengan sektor keuangan sebagai sektor yang mengalami kenaikan terbesar. Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, sepuluh sektor mengalami kenaikan dengan sektor keuangan memimpin kenaikan, diikuti oleh sektor kesehatan dan sektor barang baku.
Pada sesi perdagangan tersebut, terdapat beberapa saham yang mengalami kenaikan, seperti BEEF, POLU, OKAS, BAPI, DADA, dan IKAI. Sementara itu, saham-saham seperti HITS, TRUS, INAI, TIRA, dan FUJI mengalami pelemahan. Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 952.000 kali transaksi dengan total saham diperdagangkan senilai Rp16,43 triliun. Di regional Asia, beberapa bursa saham antara lain Nikkei mengalami kenaikan, indeks Shanghai stagnan, indeks Kuala Lumpur naik, dan indeks Straits Times mengalami penurunan.








