PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) di Plaza Mandiri, Jakarta, pada 25 Maret. Dalam rapat ini, jajaran direksi baru perusahaan disepakati. Darmawan Junaidi tetap menjabat sebagai Direktur Utama, sementara posisi Wakil Direktur Utama dialihkan dari Alexandra Askandar ke Riduan.
Susunan lengkap jajaran direksi BMRI hasil RUPST 2025 meliputi Direktur Corporate Banking, Direktur Commercial Banking, Direktur Treasury & International Banking, dan berbagai jabatan lainnya. Di sisi lain, Dewan Komisaris juga mengalami perubahan dengan orang-orang yang baru menjabat sebagai Komisaris, baik independen maupun tidak.
Agenda RUPST Bank Mandiri meliputi persetujuan laporan tahunan, penetapan gaji dan tunjangan, penunjukan akuntan publik, pembaruan rencana aksi, dan perubahan anggaran dasar. Dalam rapat ini, pembagian dividen sebesar Rp43,5 triliun disetujui, serta rencana pembelian kembali saham perusahaan senilai Rp1,17 triliun.
Bank Mandiri mencatatkan kinerja positif dengan laba bersih konsolidasi mencapai Rp55,8 triliun dan pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) sebesar 7,73 persen year on year (yoy). Selama beberapa hari ke depan, Himbara akan melangsungkan RUPST di bank-bank lain seperti BNI dan BTN.
RUPST BMRI menjadi salah satu bagian dari serangkaian rapat umum pemegang saham yang harus dijalani bank-bank Himbara. Bank-bank lain yang akan menyusul adalah BNI dan BTN, masing-masing dijadwalkan pada tanggal 26 Maret. Seluruh rangkaian agenda RUPST ini dijadwalkan untuk membahas berbagai aspek penting dalam pengelolaan bank dan keputusan strategis perusahaan ke depannya.








