Muhammad Rifqi Fitriadi, petenis putra Indonesia, berusaha mengejar penerbangan dari Bangkok, Thailand setelah mengalami kekalahan di turnamen ITF M15 Nonthaburi. Tujuannya adalah untuk bisa merayakan Idulfitri bersama keluarga di kampung halamannya di Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Rifqi tiba saat malam takbiran, tepat sehari sebelum Idulfitri dan bersatu kembali dengan keluarga seperti kebanyakan orang lain. Setelah kalah di babak semifinal turnamen, Rifqi tidak ingin melewatkan kesempatan untuk menikmati hidangan khas Lebaran yang dimasak oleh Ibunya, seperti bingka barandam dan hidangan tradisional lainnya.
Setelah tiga pekan berlalu di Thailand untuk mengikuti turnamen ITF M15 Nonthaburi, di mana ia berhasil meraih gelar juara di sektor ganda pada pekan pertama, Rifqi sekarang bersiap-siap untuk pergi ke China dan mengikuti dua turnamen ITF dalam delapan pekan. Dengan jeda dua minggu setelah Idulfitri, Rifqi akan terbang ke China untuk mengikuti turnamen ITF M15 Luan, ITF M25 Anning, dan ITF M25 Baotou. Ini adalah bagian dari persiapan Rifqi untuk kompetisi selanjutnya setelah putus di ITF M15 Nonthaburi. Tidak hanya itu, pemain berusia 26 tahun ini berencana untuk tetap fokus dan mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk pertandingan selanjutnya. Semoga perjalanan selanjutnya di China berjalan lancar bagi Rifqi.






