Masa arus balik setelah Lebaran menjadi fokus PT Jasa Marga (Persero) Tbk dan anak usahanya, PT Jasamarga Japek Selatan (JJS). Mereka mulai mengoperasikan jalur fungsional Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Selatan dari Segmen Sadang hingga Bojongmangu arah Jakarta pada Rabu malam. Direktur Utama PT JJS, Charles Lendra, menjelaskan bahwa pembukaan jalur fungsional sepanjang 31,25 kilometer tersebut bertujuan untuk mengoptimalkan distribusi lalu lintas saat arus balik Lebaran. Pengalihan arus lalu lintas ke jalur fungsional dilakukan atas keputusan pihak kepolisian untuk membantu mengurai kepadatan di Simpang Susun Dawuan KM 66 B.
Jalur fungsional Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Selatan hanya dapat dilalui oleh kendaraan kecil/golongan I (nonbus) dengan kecepatan maksimal 40 km/jam. Pengguna jalan yang ingin memasuki jalur fungsional dapat bersiap di Ramp 8 (KM 77B Jalan Tol Cipularang arah Jakarta). PT JJS juga telah memasang rambu petunjuk yang terletak 1 kilometer, 500 meter, dan 200 meter sebelum akses masuk jalan tol untuk memberikan panduan kepada pengguna jalan.
Jalur fungsional ini tidak dikenakan tarif tambahan dan pengguna jalan tetap membayar tarif di Gerbang Tol (GT). Selain itu, pengguna jalan diimbau untuk mematuhi aturan yang berlaku, termasuk batas kecepatan dan kondisi kendaraan yang prima. Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Selatan terbagi menjadi tiga paket pekerjaan konstruksi yang menghubungkan wilayah Jatiasih, Karawang, dan Sadang sepanjang 62 kilometer. Paket konstruksi tersebut mencakup perbaikan sepanjang 7,25 kilometer hingga 31,25 kilometer.
Dengan dibukanya jalur fungsional ini, diharapkan distribusi lalu lintas saat arus balik Lebaran dapat dikelola dengan lebih baik. Semua pengguna jalan diimbau untuk mematuhi aturan dan petunjuk yang telah ditetapkan untuk keselamatan bersama. Ayo tetap patuh dan jaga kondisi kendaraan untuk perjalanan yang aman dan lancar.








