Wednesday, January 14, 2026
HomeFinansialPenyebab Melemahnya Rupiah akibat Perang Dagang AS

Penyebab Melemahnya Rupiah akibat Perang Dagang AS

Nilai tukar rupiah melemah dipengaruhi oleh perang dagang Amerika Serikat (AS), demikian disampaikan oleh Pengamat mata uang sekaligus Direktur Laba Forexindo Berjangka Ibrahim Assuabi. Pelemahan nilai tukar rupiah diprediksi akan terjadi dan kemungkinan besar akan mencapai level Rp16.900 atau bahkan Rp17.000 dalam minggu-minggu berikutnya. Peluang ini terpicu oleh kenaikan tarif yang diumumkan Presiden AS Donald Trump terhadap banyak negara termasuk Indonesia. Indonesia berada di urutan kedelapan dalam daftar negara-negara yang terkena dampak tarif AS sebesar 32 persen. Sejumlah negara di Asia Tenggara lainnya juga terdampak termasuk Malaysia, Kamboja, Vietnam, dan Thailand. Trump menyatakan bahwa kenaikan tarif bertujuan untuk menciptakan lebih banyak lapangan kerja di AS. Sementara itu, Ibrahim menyarankan agar Pemerintah Indonesia melakukan perlawanan dengan menerapkan biaya impor setara dengan yang dikenakan AS, yaitu 32 persen. Selain itu, ungkapnya, Indonesia bisa memanfaatkan pasar baru seperti BRICS (Brazil, Russia, India, China, South Africa) untuk ekspor dan merespons dampak perang dagang dengan stimulus yang tepat. Terkait dengan stabilisasi nilai tukar rupiah, Ibrahim menekankan pentingnya intervensi Bank Indonesia di perdagangan DNDF (Domestic Non-Deliverable Forward) untuk menjaga stabilitas mata uang rupiah. Dengan langkah-langkah tersebut, Indonesia diharapkan mampu mempertahankan ekonominya meskipun dihadapi dengan perang dagang yang dilancarkan AS.

Source link

RELATED ARTICLES
spot_img

Paling Populer