Kepolisian Jakarta Pusat terus menyelidiki kasus tawuran yang terjadi di Kelurahan Petojo Utara, Gambir, Jakarta Pusat, dengan dugaan adanya provokator yang memicu kerusuhan tersebut. Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro, mengungkapkan kekecewaannya terhadap insiden tersebut dan menyebut bahwa ini bukan kali pertama tawuran terjadi di daerah tersebut. Menurut laporan yang diterima, tawuran dipicu oleh sekelompok pemuda yang memprovokasi dengan menembakkan petasan kepada warga yang sedang memancing di Kali Jalan Sekolah. Bentrokan melibatkan warga dari beberapa RW yang akhirnya dilerai oleh kepolisian pada waktu tertentu. Meskipun tidak ada korban jiwa, dua pemuda mengalami luka akibat senjata tajam dan pecahan kaca. Dari hasil penyelidikan, polisi mengidentifikasi pemuda inisial B dan kakaknya A sebagai pemicu tawuran tersebut. A bahkan baru saja bebas dari penjara pada tahun 2024. Kepolisian tetap berjaga di lokasi untuk mengantisipasi bentrokan susulan dan mengimbau warga untuk tetap tenang serta melapor jika terjadi tanda-tanda tawuran. Masih diperlukan investigasi lebih lanjut untuk menindaklanjuti kasus ini dan memberi sanksi kepada pelaku provokasi.
Pelajari Penyebab Tawuran Berulang di Gambir, Ada Dugaan Provokator
RELATED ARTICLES








