Direktur Penyakit Menular WHO Kantor Regional Asia Tenggara, Prof Tjandra Yoga Aditama, memberikan pesan kesehatan kepada masyarakat, termasuk warga Jakarta, melalui kata “BALIK” agar tetap prima saat kembali bekerja usai libur Lebaran 2025. “BALIK” ini merupakan singkatan yang berarti berkendara aman dan mengikuti petunjuk rambu lalu lintas. Arus balik dapat menjadi macet, meskipun telah ada jalur satu arah nasional.
Selain itu, atur pola makan dan minum dengan baik, hindari makan berlebihan atau makanan yang terlalu berlemak, manis, atau asin. Jika membawa anak dalam perjalanan arus balik, pastikan untuk menyediakan makanan mereka dan jaga kebersihan makanan serta diri dengan mencuci tangan secara teratur.
Selanjutnya, lakukan aktivitas fisik ringan secara teratur setelah tiba di rumah sebelum kembali bekerja. Istirahat yang cukup sebelum berkendara juga penting, jangan lupa beristirahat setiap empat jam berkendara dan pastikan istirahat yang cukup saat tiba di rumah.
Konsultasikan ke dokter jika ada keluhan kesehatan dan jangan lupa menjaga kesehatan saat berada di kampung halaman. Dengan begitu, pemudik dapat menjalani arus balik Idul Fitri 1446 Hijriah dengan sehat agar dapat kembali beraktivitas dengan prima. Pemudik yang belum kembali diminta untuk waspada akan arus balik yang tinggi dalam beberapa hari mendatang saat orang-orang kembali bekerja. Tetap jaga kesehatan dan semoga arus balik berjalan lancar.








