Sunday, July 12, 2026
HomeBursaStrategi Mitigasi BEI Menghadapi Dampak Tarif Trump

Strategi Mitigasi BEI Menghadapi Dampak Tarif Trump

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) telah menyiapkan langkah mitigasi jika ada dampak lanjutan dari kebijakan tarif impor Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Direktur Pengembangan BEI, Jeffrey Hendrik, memastikan bahwa BEI siap untuk melakukan penyesuaian jika terjadi pelemahan signifikan di Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akibat kekhawatiran pasar terhadap kebijakan tarif impor AS. BEI terbuka untuk melakukan penyesuaian peraturan guna menjaga likuiditas dan kepercayaan investor terhadap pasar modal Indonesia.

Salah satu penyesuaian yang sedang dibahas oleh BEI adalah pembukaan kode Anggota Bursa (kode broker) dan Domisili investor dalam tampilan online trading perdagangan saham untuk meredam tekanan berlebihan pada IHSG. Sebelumnya, BEI telah melakukan penyesuaian pada tanggal 8 April 2025 terkait pelaksanaan penghentian sementara perdagangan Efek (trading halt) dan batasan persentase Auto Rejection Bawah (ARB). BEI juga telah menerbitkan kebijakan pelaksanaan pembelian kembali saham (buyback) tanpa melalui rapat umum pemegang saham (RUPS) pada tanggal 19 Maret 2025, sambil menunda implementasi perdagangan short selling (SS).

Pada perdagangan Bursa Selasa, IHSG dibuka melemah 596,33 poin atau 9,16 persen ke posisi 5.914,28, karena pelaku pasar khawatir terhadap kebijakan tarif impor AS yang berdampak pada Indonesia. BEI terus mengawasi perkembangan di pasar global dan siap untuk menyesuaikan diri sesuai kebutuhan. Keterbukaan BEI terhadap berbagai penyesuaian akan memberikan informasi tambahan kepada investor, terutama investor ritel, untuk menjaga stabilitas pasar modal Indonesia.

Source link

RELATED ARTICLES
spot_img

Paling Populer