Alexander Zverev mengakui bahwa penampilannya buruk saat dikalahkan oleh Matteo Berrettini dalam babak pembuka Monte-Carlo Masters. Kekalahan tersebut membuat petenis Jerman itu tidak dapat melaju ke babak perempat final, menjadikan ini satu dari enam ajang di mana dia gagal melewati babak tersebut sejak Australian Open. Zverev menyatakan bahwa ini adalah periode terburuknya sejak ia mengalami cedera beberapa bulan yang lalu. Meskipun Zverev memenangi set pertama, ia tidak mampu menutup pertandingan dengan kemenangan dan akhirnya kalah pada set penentuan.
Peringkat dua dunia itu mengungkapkan ketidakpuasan terhadap level permainannya dalam head to head ketujuhnya dengan Berrettini. Zverev mengatakan bahwa menurutnya level permainannya buruk. Setelah mencapai babak perebutan gelar di Melbourne pada Januari, Zverev terus mencatatkan hasil menang-kalah yang tidak memuaskan. Petenis berusia 27 tahun itu menyatakan bahwa ia kecewa dengan penurunan performa permainannya sejak saat itu.
Berrettini meraih kemenangan besar dalam karirnya dengan mengalahkan Zverev 2-6, 6-3, 7-5. Ini merupakan salah satu penampilan terbaik Berrettini dalam beberapa tahun terakhir, memungkinkan dia mencapai babak ketiga di Monte-Carlo untuk kedua kalinya dan meningkatkan catatannya menjadi 3-4 dalam head to head melawan Zverev. Berrettini mengungkapkan bahwa dia mengubah sikap dan keyakinan pada pukulannya, yang membuatnya memenangi 14 dari 15 poin servis pertama di set kedua.
Selanjutnya, Berrettini akan melawan antara Jiri Lehecka atau rekan senegaranya Lorenzo Musetti. Musetti adalah petenis Italia terakhir yang berhasil mengalahkan petenis dua besar dunia di lapangan tanah liat sebelum Berrettini. Zverev selanjutnya akan bermain dalam ajang ATP 500 di kandang sendiri di Muenchen pekan depan. Artikel ini disadur dari ANTARA News.








