Sunday, July 12, 2026
HomeFinansialFaktor Sentimen Pasar Keuangan Mempengaruhi Kenaikan Harga Emas

Faktor Sentimen Pasar Keuangan Mempengaruhi Kenaikan Harga Emas

Perang tarif saat ini telah memberikan sentimen negatif yang signifikan terhadap pasar keuangan, yang berdampak pada laju kenaikan harga emas. Ariston Tjendra, seorang pengamat pasar uang dan Presiden Direktur PT Doo Financial Futures, memproyeksikan bahwa harga emas akan terus meningkat di masa mendatang. Namun, tingkat peningkatan ini sangat dipengaruhi oleh sentimen negatif yang beredar di pasar keuangan.

Perang dagang antara Amerika Serikat, yang telah berlangsung dalam beberapa waktu terakhir, telah mempengaruhi kebijakan tarif impor. Pada tanggal 2 April, Presiden Donald Trump mengumumkan peningkatan tarif impor untuk banyak negara, termasuk Indonesia. Namun, pada 9 April, Trump mengumumkan penundaan kebijakan tarif impor hingga 90 hari bagi beberapa mitra dagang, kecuali untuk China.

Antisipasi pasar terhadap konflik perang, pelambatan ekonomi, dan situasi negatif lainnya dapat mendorong pelaku pasar untuk mengalihkan aset mereka ke emas, sehingga harga emas terus meningkat. Ariston menyarankan bahwa saat harga emas mengalami koreksi, saat itu merupakan waktu yang tepat untuk membeli dan menyimpan emas dalam jangka waktu yang lebih lama.

Di beberapa daerah, seperti Padang, Jakarta, dan Jawa Barat, euforia masyarakat terhadap harga emas yang terus naik telah mendorong pembelian emas batangan. Pegadaian Kantor Wilayah Jawa Barat mencatat transaksi emas hingga tanggal 8 April sebanyak 85.685 gram.

Harga emas Antam telah mengalami lonjakan signifikan, mencapai Rp1.846.000 per gram pada Kamis pagi. Hal ini membuat masyarakat semakin tertarik untuk berinvestasi di emas. Ariston menegaskan bahwa tren investasi emas ini bisa memberikan hasil yang menguntungkan di masa mendatang.

Source link

RELATED ARTICLES
spot_img

Paling Populer