Selama periode angkutan Idul Fitri 1446 Hijriah tahun 2025, Terminal Terpadu Pulo Gebang di Jakarta Timur menerima lebih dari 32 ribu pemudik yang kembali ke Jakarta. Dari total penumpang tersebut, terdapat 6.136 bus antarkota antarprovinsi (AKAP) yang tiba di terminal tersebut. Pengawas Operasional Terminal Terpadu Pulo Gebang, Mujib Tambrin, mengatakan bahwa jumlah pemudik yang tiba mulai dari sepuluh hari sebelum Lebaran hingga selesai Lebaran mengalami penurunan dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
Pemudik mulai kembali ke Jakarta pada hari ketiga setelah Lebaran dan terus meningkat setiap harinya. Pemudik terbanyak berasal dari Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Sumatera. Proses angkutan mudik di Terminal Terpadu Pulo Gebang berjalan lancar dan tanpa kendala. Armada bus AKAP memadai dan pelayanan kepada masyarakat berjalan dengan baik.
Terminal Terpadu Pulo Gebang juga menyediakan fasilitas angkutan malam hari dalam kerjasama dengan Transjakarta untuk memenuhi kebutuhan pemudik yang tiba di terminal tersebut. Selain itu, tersedia pula penginapan khusus bagi penumpang bus yang turun di terminal tersebut dengan tarif Rp15.000 untuk istirahat sejenak sebelum melanjutkan perjalanan. Semua fasilitas tersebut disediakan sebagai antisipasi kedatangan warga dari kampung halaman pada dini hari hingga pagi hari.








