Titiek Puspa, musisi legendaris Indonesia, berhasil mempopulerkan lagu “Apanya Dong” pada tahun 1980-an. Saat itu, tren musik Tanah Air didominasi oleh lagu-lagu melow dan patah hati. Namun, Titiek merasa lebih cocok dengan nuansa bahagia. Lagu ini awalnya ditulis untuk Eusi Darliah oleh permintaan sebuah perusahaan kepada Titiek. Namun, lagu “Apanya Dong” membawa Titiek ke puncak popularitas. Pada tahun 2005, band rock Seurieus menghadirkan kembali lagu ini dengan sentuhan musik khas era itu. Liriknya penuh humor dan melodi ceria, mengajak pendengar untuk merenungkan daya tarik sebuah kekasih. Titiek Puspa, sosok legendaris dalam industri musik Indonesia, meninggal dunia pada usia 87 tahun. Namun, karya-karyanya akan tetap diingat sebagai bagian tak terpisahkan dari sejarah musik dan seni Tanah Air.








