Penjualan mobil Tesla bekas mengalami lonjakan yang signifikan selama bulan Maret 2025. Lonjakan ini dipicu oleh respons konsumen terhadap aktivitas politik pemilik Tesla, Elon Musk, serta adanya gelombang protes global yang diinisiasinya. Data dari Autotrader Cox Automotive menunjukkan bahwa jumlah mobil Tesla bekas yang terdaftar di situs Autotrader.com pada bulan Maret mencapai rekor tertinggi, dengan lebih dari 13.000 unit terdaftar untuk dijual. Angka ini meningkat sebesar 67 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Di sisi lain, penjualan mobil baru Tesla mengalami perlambatan, sementara penjualan kendaraan listrik merek lain mengalami peningkatan. Angka penjualan kendaraan Tesla pada kuartal pertama 2025 mengalami penurunan sebesar sembilan persen dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Faktor-faktor seperti kontroversi Elon Musk dalam politik Amerika Serikat dan Eropa serta jajaran kendaraan Tesla yang mulai menua dianggap sebagai penyebab penurunan tersebut. Sementara itu, produsen lain seperti GM dan Hyundai mengalami pertumbuhan penjualan yang signifikan, dengan penjualan kendaraan listrik mereka hampir dua kali lipat dari tahun sebelumnya. Ini menunjukkan tren penjualan kendaraan listrik yang semakin meningkat, meskipun penjualan kendaraan Tesla secara keseluruhan mengalami penurunan pada kuartal pertama 2025.








