Hangtuah Jakarta meraih kemenangan penting atas Satria Muda dalam pertandingan Indonesian Basketball League (IBL) di GOR Ciracas, Jakarta. Pelatih Wahyu Widayat Jati menyambut kemenangan tersebut sebagai awal dari kebangkitan timnya setelah sebelumnya mengalami kekalahan. Dengan skor akhir 79-74, Hangtuah berhasil menempati posisi keempat dalam klasemen sementara IBL dan sekaligus membalaskan dendam atas kekalahan sebelumnya dari tim yang sama.
Wahyu berharap kemenangan ini dapat menjadi langkah positif dalam mencapai target tim untuk mencapai final four. Meskipun pemain asing seperti Adonys Henriquez memberikan kontribusi besar dengan 25 poinnya, Pelatih Wahyu menekankan pentingnya konsistensi dari para pemain lokal. Dia mendorong para pemain untuk tidak terlalu bergantung pada pemain asing agar bisa bermain dengan ritme yang sesuai.
Kemenangan ini menjadi lebih bermakna bagi Hangtuah karena terakhir kali mereka mengalahkan Satria Muda adalah tujuh tahun yang lalu. Dalam pertandingan ini, Hangtuah unggul dalam tiga kuarter pertama, namun Satria Muda berhasil memangkas keunggulan mereka hingga kuarter terakhir. Namun, Hangtuah berhasil mempertahankan keunggulan lima poin hingga akhir pertandingan.
Hangtuah akan melanjutkan kompetisi mereka dengan menghadapi Bima Perkasa Yogyakarta di GOR Ciracas. Kemenangan ini diharapkan dapat menjadi momentum untuk memperkuat tim dan mencapai hasil yang lebih baik di pertandingan mendatang.








